Color Palette

Halo! Balik lagi sama Sunshine disini!

Di volume 3 kali ini, sunshine mau bahas tentang color palette loh!

Tapi sebelumnya, kalian pada tau ga sih kalo tanggal 30 september kemaren itu ada apa? Iya bener banget! Tanggal 30 September kemarin, Indonesia memperingati duka bangsa, yaitu terjadinya peristiwa G30S/PKI.

Nah selama lagi minggu-minggu terakhir bulan september, sunshine memperhatikan bahwa banyak banget warganet yang meng-upload artwork mereka demi memperingati hari ini. Dan walaupun setiap seniman atau setiap orang mempunyai art-style yang berbeda-beda, tapi rata-rata dari mereka pasti menggunakan color palette yang cenderung gelap.

Nah sekarang sunshine mau jelasin beberapa color palette yang bisa sunshine temuin di beberapa post yang sunshine temuin selama peringatan perjuangan G30S/PKI!

Yang pertama ini adalah color palette yang monochrome.

Artiannya, artwork yang menggunakan color pallete semacam ini cenderung menggunakan warna yang tidak jauh dari hitam dan putih. Eits, tapi bukan berarti hanya menggunakan dua warna ya. Karena sebenarnya diantara hitam paling gelap (yang posisinya ada di paling ujung color wheel) dan putih paling terang (posisinya di paling atas ujung sebelah kiri color wheel) ada banyak sekali warna ditengahnya. Jadi ya, warna yang dipakai tidak jauh jauh dari gambar color palette di atas.

Gambar yang dihasilkan saat menggunakan color palette ini cenderung lebih suram dan terlihat lebih seperti sketch yang dibuat oleh pensil. Karena hanya mengandalkan beberapa warna dan memainkannya di tone saja, malah menurut sunshine artwork seperti ini sedikit lebih mudah dilakukan karena kemungkinan untuk menggabungkan 2 warna yang saling bertabrakan cukup kecil.

Berikutnya ada color palette yang biasanya digunakan untuk halloween.

Bukan hanya untuk halloween, namun color palette yang setipe dengan ini dapat digunakan juga saat membuat tema artwork yang suram dan mencekam. Makanya menurut sunshine tipe color palette seperti ini cocok digunakan untuk peringatan G30S/PKI karena suasana suram dan mencekam yang ingin digambarkan.

Pada color palette seperti ini, biasanya cenderung menggunakan banyak warna, namun dengan tone yang gelap. Jadi color palette seperti ini tidak menggunakan warna soft atau warna pastel sama sekali walaupun warnanya cukup lebih beragam jika dibandingkan dengan monochrome.

Menurut sunshine, apabila kita dapat menemukan warna yang tepat, artwork dengan color palette ini dapat menceritakan kesuraman dan suasana yang mencekam tanpa perlu diungkapkan dengan kata-kata.

Mungkin sekian dari yang sunshine bisa jelaskan pada volume 3 kali ini, semoga bermanfaat ya!

Sampai bertemu dilain kesempatan!

Makanan Kekinian I

Halo semuanya, Melody disini!

Hari ini, Melody mau membahas makanan yang sedang kekinian nih. Sebelum membahas makanannya, Melody mau mengucapkan Dirgahayu Indonesiaku, ya walaupun agak telat, tapi soal Indonesia menurut Melody ga ada yang telat, maju terus Indonesiaku!

Nah, kalian tau kan makanan ringan indonesia yang sangat terkenal dan Melody yakin pasti dirumah kalian sering juga dibuat, yaitu, pisang goreng! Tetapi, apakah kalian tau ada camilan yang diadaptasi dari pisang goreng yang tidak kalah enaknya yaitu pisang nugget atau yang dikenal juga sebagai banana nugget atau pisang nugget.

credits: Little Duckling Blog

Makanan ini zaman sekarang sudah tidak sulit lagi untuk dicari, dan harganya pun terjangkau, kisaran Rp20.000,00-an sampai Rp40.000,00-an, tergantung topping apa yang kalian inginkan, dan Melody tau bahwa tokonya menyediakan beraenaka ragam topping dari mulai selai sampai kacang-kacangan loh! Jika kalian ingin berekesperiman sedikit, kalian juga bisa membuatnya dirumah. Melody kasih resepnya dibawah sini ya.

RESEP BANANUGGET

Alat dan bahan:

4 butir telur

200 gr tepung terigu

100gr tepung panko

15 gr gula

30 gr susu bubuk

4 buah pisang

Topping selera kalian

Loyang (untuk meletakan adonan pisang)

Langkah:

  1. Blender 2 butir telur, 100gr tepung terigu, 15gr gula, 30gr susu bubuk dan 4 buah pisang ke dalam blender, di campur manual pakai sendok juga boleh.
  2. Letakan adonan di loyang, kemudian dikukus atau pun di panggang.
  3. Siapkan sisa tepung terigu, telur (dikocok) dan tepung panko di wadah untuk membalur adonan yang sudah matang.
  4. Setelah adonan matang, di potong sesuai selera agar lebih mudah untuk dinikmatinya.
  5. Celupkan potongan adonan yang sudah matang ke tepung terigu, lalu telur dan kemudain tepung panko. Diulang sampai terus sampai adonannya habis.
  6. Setelah semua terbalurkan dengan tepung panko, goreng pisang nugget di minyak yang panas sampai coklat keemasan.
  7. Diamkan nugget sekitar 10 menit sebelum memberikan topping selera kalian agar topping tidak meleleh jika diberikan saat masih keadaan panas
  8. Pisang nugget siap untuk di nikmati!

Mudah dan enak bukan? Siapa bilang makanan khas Indonesia tidak enak dan tradisional semuaa? Funfact, makanan terenak di dunia saja bersasal dari Indonesia loh! Bukankah kita harus bangga? Kita harus mulai mencintai produk produk lokal dan mengembangkannya agar dapat terlihat menarik di mata milenial sekarang dan jika mampu untuk di ketahui secara internasional juga. Beranilah untuk berjuang untuk negara kalian sendiri! Indonesia Maju!

Itu saja yang ingin Melody sampaikan, semoga rekomendasi Melody kalian coba yaa! Stay safe and stay productive! Sampai ketemu di part ke-2!

Art Style

Halo, Sunshine disini!

Kali ini sunshine mau menjelaskan tentang art style nih. Jadi sebenernya apa itu art style? Art style adalah gaya menggambar yang dimiliki setiap orang. Gaya menggambar yang dimiliki setiap orang tentu saja berbeda-beda dan memiliki ciri khasnya sendiri.

Art style dapat dibedakan melalui berbagai aspek. Contohnya melalui warna, brush yang digunakan, dan proposisi tubuh.

Sunshine akan memberikan contohnya.

credits : “Lost in Translation” Webtoon by Jjolee
credits : “True Beauty” Webtoon by Yaongyi

Sunshine akan mengambil contoh dari gambar webtoonist kesukaan sunshine nih. Yang pertama dari Lost in Translation yang digambar oleh Jjolee. Dapat kita lihat pada gambar Jjolee, art style Jjolee menonjolkan bibir dan rambut setiap karakternya, lalu juga penggunaan warna pada bagian kulit yang cenderung pucat putih. Proposisi wajah yang menjadi khas Jjolee juga tidak terlalu realistis karena Jjolee menggambar hidung tanpa shading dan perbandingan ukuran mata dan bibir tidak proposional. Namun justru hal inilah yang menjadi khas setiap dari gambar Jjolee.

Lalu untuk perbandingan, Sunshine akan mengambil contoh gambar Yaongyi dari webtoon-nya yang berjudul True Beauty atau judul aslinya dalam bahasa Korea “여신강림”. Dapat kita lihat, art style Yaongyi cenderung lebih realistis jika dibandingkan dengan art style Jjolee. Penggunaan shading dan highlight yang tepat membuat setiap karakter yang digambar semakin “hidup”. Penggambaran proposisi tubuh dan wajah juga seperti manusia asli. Menurut Sunshine, yang paling menonjol dari art style Yaongyi adalah wajah setiap karakter dan setiap detail yang digambar. Bahkan lipatan baju yang digambar terlihat sangat realistis dan mendetail untuk ukuran gambar webtoon loh!

Nah setelah mengerti tentang apa itu art style dan beberapa contoh art style, bagaimana kita dapat menemukan art style kita sendiri?

Sunshine sebenarnya juga masih ragu dengan art style yang selama ini Sunshine gunakan. Tapi dengan melihat banyak gambar webtoonist atau seniman lain, hasil karya mereka dapat Sunshine jadikan referensi. Garis baawahi ya, referensi, bukan dijiplak mentah-mentah.

Contohnya, Sunshine suka dengan cara pewarnaan artist A. Sunshine akan menjadikannya referensi untuk pewarnaan pada gambar Sunshine. Atau apabila Sunshine menyukai cara penggambaran lineart artist b, Sunshine akan menjadikan gambar lineart artist b sebagai referensi.

Reference : Hwang Yeji, Itzy.

Ini salah satu contoh gambar Sunshine yang menggabungkan beberapa referensi art style artists kesukaan Sunshine. Walaupun masih jauh sekali perjalanan sunshine untuk dapat menjadi artist seperti impian Sunshine, tapi mengembangkan art style dengan mencari referensi dan berlatih dengan giat sangat membantu loh.

Mungkin hanya itu yang dapat sunshine katakan sekarang. Jadi intinya, perbanyak mencari referensi dan latihan agar dapat menemukan art style yang cocok untuk diri kita. Sampai jumpa di lain kesempatan!

MeloShine Intro!!!

Hello fellas!

Selamat datang di blog pertama kami! Perkenalkan, kami adalah Melody dan Sunshine, alias pencetus sekaligus penulis untuk MeloShine.

Tapi sebenernya MeloShine itu apa sih?

MeloShine adalah sebuah blog yang kami berdua kelola. MeloShine sendiri adalah gabungan dari dua nama pena kami, MELOdy dan sunSHINE. Nah! Konten yang akan kami tulis setiap dua minggu sekali ini juga gabungan dari dua keahlian kami!

Melody merupakan seseorang yang gemar dan ahli memasak dan menyukai berdiri di dapur sembari membuat makanan lezat. Sedangkan Sunshine adalah seseorang yang lebih memilih untuk duduk dibalik laptop dan drawing tablet-nya untuk membuat gambar ilustrasi yang menggemaskan.

Dengan dua keahlian kami ini, kami ingin sekali membagikan beberapa resep, tips, serta pengetahuan tambahan untuk para pembaca sekalian!

Stay Tuned untuk mengenal Melody dan Sunshine serta beberapa resep dan tips yang akan kami bagikan ya!

For more, please kindly check out our Instagram account!

https://instagram.com/melodynsunshine?igshid=1clh0jyryg1nb